Ilustrasi Produk Tes Ovulasi

4 Kesalahan yang Harus Dihindari Ketika Menggunakan Produk Tes Ovulasi

Setiap wanita pasti memiliki masa suburnya masing-masing. Salah satu cara sederhana untuk mengetahui masa subur pada wanita adalah dengan menggunakan produk tes ovulasi.

Bagi Anda yang belum tahu, produk tes ovulasi merupakan alat yang digunakan untuk mengetahui kadar hormon LH di dalam urin. Apabila terdapat hormon LH di dalam urin, maka bisa dipastikan jika masa ovulasi akan tiba dan ini merupakan waktu yang tepat untuk berhubungan seksual.

Memang secara sekilas, produk tes ovulasi atau test pack kesuburan terlihat mirip dengan test pack kehamilan. Namun sesuai namanya, test pack kesuburan tidak dapat digunakan untuk mendeteksi kehamilan. Begitu juga sebaliknya.

Test pack kesuburan digunakan untuk mendeteksi kadar LH (Luteinizing Hormone). Hormon ini biasa terbentuk menjelang masa ovulasi. Sedangkan test pack kehamilan digunakan untuk mendeteksi kadar hCG (Human Chorionic Gonadotropin). Hormon ini terbentuk setelah lapisan rahim dimasuki oleh implan embrio.

Meskipun memiliki cara penggunaan yang terbilang cukup mudah, nyatanya masih banyak wanita di luar sana yang masih saja melakukan beberapa kesalahan dalam mengetahui masa subur mereka. Beragam kesalahan tersebut antara lain:

  • Terlalu Cepat Menggunakan Produk Tes Ovulasi

Produk tes ovulasi tidak boleh digunakan secara sembarangan. Anda harus menggunakannya pada waktu yang tepat. Waktu yang tepat untuk menggunakannya adalah di antara hari ke-10 hingga ke-14 setelah selesai menstruasi. Apabila Anda menggunakan di luar itu, maka hasil test akan menunjukkan negatif.

Akan tetapi bila Anda melakukan tes pada hari tersebut dan hasilnya negatif, Anda masih bisa melakukan tes lagi keesokan harinya hingga waktu tersebut sudah habis.

  • Urin Tidak Tepat Mengenai Lubang Sampel

Ketika menggunakan produk tes ovulasi, tentu saja Anda harus memperhatikan petunjuk penggunaannya. Selain itu, Anda juga harus meneteskan urin Anda tepat mengenai lubang sampel yang telah disediakan.

Ketika urin tidak mengenai lubang sampel, maka hasil tes menjadi tidak akurat. Agar tepat mengenai lubang sampel, Anda bisa menggunakan pipet dan meneteskannya ke lubang sampel yang telah disediakan.

  • Terlalu Cepat Melihat Hasil Tes

Melihat hasil tes juga dibutuhkan kesabaran. Pasalnya, hasil tes tidak keluar secara instan. Agar dapat melihat hasilnya, Anda perlu menunggu sekitar 3-10 menit hingga hasilnya muncul. Meskipun demikian, Anda perlu membaca petunjuk penggunaan produk tes ovulasi dengan teliti, karena setiap merek memiliki waktu tunggu yang cenderung berbeda.

  • Berhubungan Intim pada Waktu yang Kurang Tepat

Meskipun hasil tes menunjukkan garis dua, nyatanya Anda masih belum bisa langsung berhubungan intim. Waktu yang tepat untuk melakukan hubungan intim adalah sekitar 24 jam setelah melakukan tes, sebelum 48 jam.

Waktu tersebut merupakan waktu di mana sel telur baru mulai dilepaskan, sehingga kemungkinan kehamilanmu menjadi lebih tinggi. Sebaliknya, jika dilakukan sebelum atau setelah waktu tersebut, maka kemungkinan kehamilan menjadi lebih rendah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *